Memilih kompresor udara yang tepat untuk sand blasting bukan sekadar memilih kompresor sembarang. Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Pertama, Anda harus memeriksa tekanan udara. Sand blasting membutuhkan kompresor yang mampu menghasilkan tekanan tinggi, biasanya sekitar 90–120 PSI. Jika kompresor tidak memiliki tekanan yang cukup, pasir tidak akan keluar dengan kecepatan yang memadai, sehingga pekerjaan Anda akan memakan waktu lebih lama. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah aliran udara. Aliran ini diukur dalam satuan CFM (cubic feet per minute) atau kaki kubik per menit. Kompresor sand blasting yang baik membutuhkan nilai CFM tinggi agar mampu mengimbangi kebutuhan pistol sand blasting. Jika aliran terlalu rendah, Anda mungkin harus berhenti bekerja karena kompresor tidak mampu memenuhi permintaan.
Anda juga harus mempertimbangkan ukuran kompresor. Jika Anda memiliki proyek kecil, Anda mungkin tidak memerlukan kompresor berukuran besar. Namun, jika pekerjaan Anda berskala besar, kompresor yang lebih besar akan lebih baik. Pertimbangkan pula seberapa sering Anda akan menggunakan kompresor tersebut. Jika Anda akan menggunakannya secara intensif, Anda mungkin membutuhkan model yang lebih tahan lama. GASFlow menawarkan berbagai ukuran dan jenis, termasuk kompresor Portabel , sehingga Anda dapat menemukan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ingatlah juga untuk mempertimbangkan sumber daya listriknya. Sebagian kompresor dijalankan dengan listrik, sedangkan yang lain menggunakan bensin. Kompresor listrik biasanya lebih sunyi dan lebih bersih, namun kompresor bensin dapat digunakan di mana saja. Terakhir, periksa fitur-fitur seperti portabilitas dan tingkat kebisingan. Jika Anda perlu memindahkan kompresor, model berroda akan sangat membantu. Selain itu, kompresor yang lebih sunyi dapat membuat pekerjaan Anda lebih nyaman.